KECUPAN RINDU

Disesuatu yang indah dan terindah kumenyapa rindumu
Bersama untaian manja
Dengan ukiran kemesraan
Seperti malam kemaren
Lewat celah jendela hati, engkau mencumbu rindu
Disemilir angin yang mendesah hangat
Menyelimuti dingin...
Dan senyum memecah hening
Merujuk rindu tentangmu
Malam ini...
Disesuatu yang indah dan terindah kusapa malamku
Lalu dikecupnya manja untukmu...

Bimosetya
"KECUPAN RINDU"

SEPI YANG MERINDANG

Seperti dedaun yng melambai memberi isyarat
Dengan akar - akarnya yang mencengkram kuat kerinduan
Menyapa angin semilir
Mengharap...
Namun terasing sepi dirindangnya keindahan
Reranting rindu menderai berjatuhan gugur
Risau resahpun bergumam dibatang waktu
Hayal indah luruh dari pandangan
Terdiam...
Terpaku...
Sendiri diranah sunyi
Dengan daun - daun yang telah mulai menguning
Lalu kering.

Sepi yang merindang
Bimosetya

RISALAH MALAM

Bertandang kehatimu...
Dan malam menyampaikan risalahnya,
Tentangmu...
Ketika mimpi memeluk bayangan itu
Berselimut hangatnya malam
Menggoda dalam senyum temaram
Ungkapkan segala resahnya
Dalam taburan nada rindu
Seiring tatapan esok dengan senyumnya
Bertandang kehatimu...
Adalah pesona malam yang ingin kujelma nyata
Dengan bulir sewangi rindu mendendang lantunan syahdu iramanya hati
Disampaikanya perasaan malam
Dan masih tentangmu...
Senyuman itu
Yang nampak indah menyapa malamku
Karena malampun ingin mentahtakan risalah hati
Untukmu...
Tetap masih untukmu
Sang pemilik hati...

#bimosetya
"RISALAH MALAM"

RINDUKU

Angin malam menerpa dedaun rindu
Gemerising daun kering seraya mengalunkan melodi alam
Menyampaikan desahnya malam
Bersama geliat liuk pepohon jiwa
Dengan bulan mengintip syahdu dicelah dedaunan
Bintang pun tersenyum manis
Menyambangi malamku
Memberi warna warninya kehidupan
Mencipta nada - nada indah
Dalam rimbun nya pohon - pohon kerinduan

#bimosetya
"RINDUKU"

SAPAKU

Berikan kuwaktu 5 menit untuk menyapa
Ingin kusampaikan rinduku tentangmu
Bersama torehan bait - bait syahdu
Dalam desir alunan kidung jiwa disesajakku
Meluahkan rasa
Ditaliannya asmara
Dengan cayaha pelangi memberi warna
Ketika sesajak menyampaikan rindu
Aksara menari senada merdu suara jiwa
Senyuman adalah sapaku
Mendakapimu adalah anugerahku
Kumain kan romatika keindahan
Memagut jiwa dalam sejoli
Menepis sepi
Dan menyapamu adalah mimpi indahku
Untukmu

#bimosetya
"SAPAKU"

SEJENAK BERCERMIN

Dan senjapun menyambangi
Malam mulai duduk diperaduan
Temaram berlahan sunyi
Sepi...
Tak ubahnya sebuah mercusuar
Sendiri, berdiri diantara deru gelombang
Angin menghentak ombak
Berkejaran bergulung kedaratan
Sejenak kemudian terhempas ketepian
Mengalun ritmis dan mistis
Seperti sampan,  yang terombang - ambing ditengah samudera
Mencari kemana arah kan dituju
Hamparan birunya samudera tak ubahnya ruang tanpa dimensi
Memandang mata garis tak bertepi
Merasa kecil..
Tak berdaya
Sepi...
Sendiri
Hanya berpasrah berserah diri
Kuasa Tuhan diatas segalanya...

#bimosetya

Epilog

" SEJENAK BERCERMIN"

MERADANG

Terkoyak, cabik merentang
Buncah lara merobek malam
Jidat benjol,pikiran nanar
Otak lesu menukil resah
Meradang sepi...
Bertengger emosi
Bersama waktu yang mulai terkotak - kotak
Senyap tak terjawab
Kepayahan....

#bimosetya
"MERADANG"

RINDU YANG TERHEMPAS

Dihempas senyum lalu
Beranjak lari mengejar rindu
Terbungkam...
Tak bermasyuk
Dalam gontai menapaki jejaknya malam
Bersama peristiwa selaksa nada
Resah dibait yang sepi
Waktu berlalu sunyi
Dan rindu menjadi bayangan
Terdiam...
Menghilang

#bimosetya
"RINDU YANG TERHEMPAS"

SYAIR TERLUKISKAN 2

Kumpulan syair bergambar

AKSARA SEPI

Ketika aku meratapi sepiku
Dalam desir - desirnya waktu
Membisu...
Dikebekuannya jiwa
Kelu...
Dan dilampiasnya sebuah aksara
Diantara rentang mimpi dan rasaku
Terpaku...
Malam keheningan
Aksara merasuk nadi dalam sepi
Terdiam
Menepiskan keramaian
Terlelap dirima alunan kesepian
Sunyi...
Karena aku menghayati disetiap sepi - sepiku

#bimosetya
"AKSARA SEPIKU"

RINDUMU

Rindupun dengan mudah berubah arah
Terbawa semilirnya angin syahdu
Yang merentang dihamparan alam maya
Bersama lukisan - lukisan indahnya
Terlupakan...
Sudahlah
Malam telah memberiku jawaban
Tentang arti rindumu
Sebatas penggoda saat malam memainkan sepinya
Saat jiwa mulai merasa dengan teduhnya
Atau malam ingin mengajakku bermain
Dengan luka didalam palung jiwa
Kecewa...
Temankku adalah sepi
Dan malam adalah selimutku
Atai derai gelisah akan menjadi lenamu
Lupakan...
Biarkan sepi menyetubuhiku
Tanpa gemerlapnya bintang
Dalam sendiri bertapa sunyi
Biarkan rindumu tetap menjadi rindumu
Yang engkau tepikan didalam aksara kasih
Bersama deburan jiwa yang melantun dibebait rindu
Untuknya...
#bimosetya
"RINDUMU"

GUBUKKU

Bertandanglah kegubukku sekali waktumu
Kan kutaburkan sewangi harumnya bunga mawar merahku
Sebagai buah tangan untukmu
Bertandanglah sekali waktumu
Aku disini rindu akan kehadiranmu

#bimosetya
"GUBUKKU"

SYAIR KEHIDUPAN

Aku yang tak ayal dalam kejemuhan
Dalam kisah - kisahnya kehidupan
Ketika telaga yang kering akan airnya
Memperkosa akan artinya rasa
Jengah...!!!
Didasarnya llukisan jiwa
Terbelenggu distrata penceritraan
Dengan pikiran - pikiran yang nanar
Bersama bayang - bayang telanjang
Yang hilang ditelan samar
Sunyi...
Terjungkir pada selembar malam
Dengan jemari memainkan sayup - sayupnya aksara
Dihamparannya cakrawala
Membentangkan malam
Diladang - ladang kehidupan
Jemu...
Memuakan...
Hanya aksara yang terlintas dikepala, jidat dan otak
Namun awan menutupnya dengan hujan...
#bimostya
"SYAIR KEHIDUPAN"

DIAM MENCARI ARTI

Diam sejenak
Memanjakan jiwa
Menikmati sepi
Meredam buncahnya rindu
Bersama deburnya pesona malam
Melenakan mata
Membuai mimpi - mimpi manis
Namunku hanya diam
Dan terdiam
Maya, kaku dan semu
Dan mimpi hanya akan menjadi nafsu tanpa arti
Tak berarti...
Karena malam terus menggoda
Aku terdiam
Dan sepi memuncak dipuncak ubun - ubun
Sendiri
Bertapa sepi
Menikmati kesunyian
Dalam rima alunan syair - syair suci
Malam ini, dikesendirian
Diam sejenak
Menikmati sepi
Memaknai jiwa dalam teduhnya hati
Disesungguhnya alam kehidupan

#bimosetya
"DIAM MENCARI ARTI"#bimosetya

SAMAR BAYANGAN

#bimosetyaMalampun merajuk dipelataran maya
Lalu terkesima oleh celoteh - celoteh manisnya
Terlena...
Diranah mimpi - mimpi yang tersamarkan
Menghanyutkan...
Atau akan berujung dalam mimpi yang menyakitkan
Maya..

#bimosetya
"SAMAR BAYANGAN"